Bullying dan Lima Bahayanya

 
 Apa itu Bullying ?

Bullying adalah perilaku agresif disengaja yang menggunakan ketidakseimbangan kekuasaan atau kekuatan. Bullying beda dengan berkonflik. Konflik melibatkan antagonisme antara dua orang atau lebih. Setiap dua orang dapat memiliki konflik, perselisihan, atau perkelahian tetapi bullying hanya terjadi di mana ada ketidakseimbangan kekuatan. Seseorang yang melakukan bullying dapat melakukan hal seperti: memukul, menendang, mendorong, meludah, mengejek, menggoda, penghinaan rasial, pelecehan verbal, dan mengancam.


Menurut ahli lain Bullying adalah salah satu bentuk dari perilaku agresi dengan kekuatan yang dominan pada perilaku yang dilakukan secara berulang-ulang dengan tujuan mengganggu anak lain atau korban yang lebih lemah darinya. Bullying terjadi jika seseorang atau sekelompok orang mengganggu atau mengancam keselamatan dan kesehatan seseorang baik secara fisik maupun psikologis, mengancam properti, reputasi atau penerimaan sosial seseorang yang dilakukan secara berulang dan terus menerus.

5 Bahaya Bullying

1. Mempengaruhi Semakin Stress nya seseorang

Ketika seseorang di Bully oleh orang lain secara terus menerus, akan menyebabkan seseorang tersebut menjadi stress. Di otak manusia ada suatu system yang mengatur tingkat stress seseorang, yaitu Limbik system. Limbik sistem adalah bagian dari otak yang bekerja untuk merekam segala hal yang terjadi pada diri seseorang. Karena bully yang dilakukan terus menerus, membuat sistem limbik memberikan info ke otak agar diproduksinya Hormon kortisol atau hormon stress. Kasihan bukan, jika kita bully seseorang, padahal yang seharusnya dia harus berkembang, justru kita membuatnya semakin stress.

2. Memunculkan Permusuhan

Di Indonesia sudah sangat sering banget kegiatan bully, dan seakan sudah menjadi hobi. Menjatuhkan seseorang, meremehkan, melakukan tindakan kekerasan walau hanya menggunakan kata-kata sangat berpengaruh lho terhadap hubungan sosialmu kelak. Munculnya permusuhan adalah salahsatu yang sering sekali terjadi. Apalagi di media social saat ini, mereka lebih senang ketika melihat orang lain tertunduk, diam, bahkan murung. Berhati-hatilah sob, karena kegiatan membully bisa menyebabkan permusuhan bahkan perkelahian. Sayang bangetkan, hubungan yang selama ini sudah di pertahankan, terpisah begitu saja hanya karena ada kata yang menyakiti hati.

3. Seseorang menjadi Tidak percaya diri

Kita hidup, menjalani hari harus diisi dengan percaya diri, karena tanpa percaya diri, kita tidak akan bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya. Seseorang yang di Bully secara terus menerus membuat dia kehilangan percaya diri, walau memang bully hanya kata-kata, namun secara jangka panjang membuat seseorang tersebut menjadi lebih banyak malu, dan tak mau mencoba sesuatu yang bisa meningkatkan semangatnya. Kehilangan percaya diri sangat bahaya banget.

4. Ketakutan dan trauma berlebihan

Ketakutan dan trauma sudah pasti, dia lebih banyak menyendiri, lebih banyak merasa ketakutan. Hanya melihat dari kejauhan teman-teman lainnya yang seharusnya bisa bermain bersama, bercerita, tertawa, berinteraksi layaknya manusia lainnya. Justru karena dampat dari Bully membuatnya menjadi takut dan trauma ke orang-orang. Takut akan keramaian, takut akan manfaat bersocial.

5. Kemungkinan Bunuh Diri

Bullying tentu sangat mempengaruhi kondisi mental maupun fisik si korban, dan sudah gak aneh lagi kan banyak kasus bunuh diri karena bullying. Ini tidak menutup kemungkinan lho ketika kamu membully seseorang dan orang itu kemudian bunuh diri, otomatis kamu juga bisa disebut sebagai pembunuh, ngeri bukan? Maka dari itu sob, stop aksi bullying, jangan ada lagi korban jiwa karena hal ini. Kita hidup ini untuk berteman dan berdampingan, bukan untuk saling menyakiti dan memusuhi.



Sumber

Comments

Post a Comment